Solusi Jitu Menyelesaikan Beda Pendapat Antara Suami-Istri

            Dalam pernikahan, kita seringkali mengalami konflik. Hal ini memang sangat wajar dan tidak dapat dihindarkan. Bayangkan saja, dua kepala, dua raga, dua jiwa yang berbeda hidup bersama di bawah atap yang sama dan harus saling menyesuaikan. Tentu saja bukan perkara yang mudah. Perbedaan pendapat menjadi hal yang krusial. Bagaimana tidak ? Jika tidak mampu mengontrol ego, perbedaan pendapat dapat menjadi sumber kehancuran dalam rumah tangga.

Berbagai hal bisa saja menjadi pemicu terjadinya beda pendapat antara suami-istri. Kurangnya komunikasi menjadi faktor utama. Jika dalam hubungan jarang melakukan komunikasi, maka kesalahpahaman rawan terjadi sehingga memicu perbedaan pendapat. Ketika ada suatu masalah, baiknya dikomunikasikan terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Tanpa disadari, hilangnya romantisme dalam rumah tangga juga menjadi salah satu pemicu terjadinya beda pendapat dalam rumah tangga. Romantisme sejatinya membuka sikap pengertian Anda, untuk membahagiakan pasangan. Seiring berjalannya waktu, kadang romantisme mulai luntur sehingga dalam hubungan muncul lah keinginan untuk memaksakan pendapat.

Latar belakang pendidikan juga menjadi salah satu pemicunya. Pendidikan yang dimaksud tidak hanya soal pendidikan formal di bagku sekolah, tetapi juga pengetahuan umum. Hal ini seringkali menjadi pemicu perbedaan pendapat karena pengetahuan yang berbeda.

Perbedaan pendapat bukanlah hal yang dapat dianggap sepele. Perbedaan pendapat yang tidak menghasilkan kesepakatan dapat menimbulkan konflik. Tentunya konflik akan membuat rumah tangga Anda terasa ganjil dan tidak nyaman untuk sementara waktu.

Ada beberapa hal yang harus Anda hindari ketika menghadapi konflik dalam hubungan. Jangan membawa cerita lama karena terlalu emosi. Misalnya mengungkit ungkit masa lalu demi memaksakan kehendak Anda pada pasangan. Tentunya ini akan menjadi tidak nyaman da membuat suasana semakin kikuk.

Jangan melakukan kekerasan, dalam bentuk apapun. Termasuk menunjuk pasangan dengan nada marah, menggebrak meja atau barang di sekitar. Kegiatan semacam itu hanya akan memperburuk suasana. Bahkan Anda harus berhati-hati jika kegiatan semacam itu akan justru menyulut pertengkaran lebih hebat.

Jangan membahas konflik di depan anak. Selain karena sifat privasinya, membahas konflik di depan anak akan membuatnya menjadi lebih buruk. Pikirkan psikologis anak jika Anda melakukannya.

Gunakan waktu untuk menyelesaikan konflik. Ketika terjadi konflik, dan pasangan Anda mulai tersulut emosi, jangan langsung meninggalkannya pergi. Lebih baik jika Anda mendinginkan suasana. Lunakkan hatinya sehingga dia sadar bahwa konflik dapat diselesaikan tanpa emosi.

Terkadang dalam kehidupan rumah tangga, istri tidak mudah dinasehati. Sebenarnya bukan istri sulit untuk dinasehati, hanya saja terkadang seorang istri sudah sangat memegang teguh pendapatnya. Bagi seorang wanita, terutama yang sudah berumur memang sulit sekali untuk berkompromi. Yang ada malah akan terjadi konflik. Berikut ini beberapa tips jitu untuk menghadapi istri yang tidak mudah dinasehati :

  • Berikan sedikit sentuhan seperti menyentuh pipinya atau memegang tangan istri Anda dengan lembut, kemudian katakan nasehat yang ingin Anda sampaikan.
  • Tatap matanya dan yakinkan istri Anda bahwa Anda memiliki saran dan nasehat untuknya.
  • Gunakan kata-kata yang terdengar manis, jangan mengatakan nasehat kepada istri Anda dengan kata-kata kasar dan terkesan membentak.
  • Jika istri Anda masih sulit untuk dinasehati, jangan lupa untuk mendo’akannya agar Tuhan senantiasa membukakan pintu hati istri Anda.

Sedangkan, jika Anda adalah seorang istri yang memiliki suami yang tidak mau mendengarkan istri, berikut beberapa tips yang bisa Anda coba.

  • Ajak suami Anda makan malam atau makan bersama di rumah dengan makanan favoritnya. Di tengah tengah makan bersama, beritahukan dia tentang masukan Anda kepada suami Anda.
  • Tulislah surat dan sisipkan di tas kerjanya atau buku yang sering ia baca. Gunakan bahasa yang baik dan terkesan tidak memaksa. Romantisme semacam ini yag kadang membuat seorang pria luluh hatinya.
  • Diamkan terlebih dahulu, kemudian coba katakan di lain waktu. Jika Anda terus berusaha mengatakan saran Anda kepada suami Anda, pasti ada kemungkinan untuk didengarkan.
  • Yang terakhir, jika suami Ada adalah orang yang memang berwatak keras kepala. Berdo’alah kepada Tuhan agar dilunakkan hatinya.

Penting sekali bagi Anda untuk lebih bersabar dan mengerti keinginan pasangan Anda. Anda harus bisa menahan ego dan mendengarkan. Terkadang, konflik terjadi karena pasangan suami istri tidak saling mendengarkan. Cobalah untuk mengerti apa yang sebenarnya pasangan Anda inginkan, dengarkan sampai pasangan Anda menjelaskan semuanya dengan tuntas. Lalu berilah penjelasan Anda, dan cari solusi bersama.

Yang terpenting, jangan sampai tersulut amarah. Jika Anda terbawa emosi, pergilah dulu dari tempat tersebut, tenangkan diri Anda. Ingatlah bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Anda hanya perlu tenang dan berpikir dengan jernih. Setelah itu, kembalilah dan ajak pasangan Anda untuk berdiskusi.

Kembalikan suasana romantis dalam rumah tangga Anda. Dulu sebelum menikah, tentu saja masa-masa pacaran terasa sangat manis dan membahagiakan. Namun setelah menikah, terkadang banyak pasangan yang mulai lupa dan sibuk dengan pekerjaan. Keromantisan yang mulai pudar ini baiknya Anda bina kembali agar keharmonisan keluarga kembali terjaga.

Jangan lewatkan makan malam bersama. Bina komunikasi yang tepat dengan pasangan. Tanyakan bagaimana harinya, apa yang  membuatnya tampak sedih atau gusar. Saling berbagi cerita agar Anda tahu bagaimana kesehariannya. Dengan keterbukaan, hubungan Ada akan semakin nyaman. Seringlah memasak untuknya dan kurangi membeli makana cepat saji. Bagaimanapun, masakan yang dimasak oleh istrinya sendiri akan terasa lebih istimewa bagi seorang suami.

Nikmati hari-hari ketika Anda mengikatkan dasi kepada suami Anda. Siapkan kemejanya di pagi hari, ikatkan dasinya. Tanyakan suami Anda kemeja mana yang ingin ia pakai esok hari. Dengan begini, suami akan merasa bahwa dirinya selalu diperhatikan.

Jangan bertindak posesif. Jangan terlalu sering menelepon pasangan Anda ketika ia sedang bekerja. Tidak semua orang bisa meninggalkan pekerjaannya untuk sekedar mengangkat telepon dari istrinya. Jika ada yang ingin Anda komunikasikan dan tidak terlalu penting, lebih baik mengirimkan teks sms.

Rayakan momen-momen Anda berdua dengan spesial setiap tahunnya. Ingatkan Anda tanggal pertama Anda pacaran dengan suami atau istri Anda ? berikan hadiah atau sekedar kartu ucapan untuk mengingatkan pasangan. Begitu pula dengan hari pernikahan ulang tahun, dan ulang tahun satu sama lain.

Jika Anda telah memiliki buah hati, luangkan waktu untuk berlibur bersama. Ajarkan anak Anda untuk mengenal alam bersama ayahnya, jadilah pemotret yang hebat. Abadikan kebahagiaan bersama dalam foto. Momen-momen foto yang telah dicetak dapat Anda bukukan sebagai kisah cerita yang bisa dikenang sepajang waktu bersama anak dan suami Anda.

Demikianlah tadi beberapa ulasan mengenaik konfli yang kerap terjadi dalam rumah tangga. Semoga beberapa tips yang telah dibagikan dapat membantu Anda dalam mengahadapi berbagai permasalahan yang terjadi akibat perbedaan pendapat. Juga romantisme akan selalu terjaga dalam rumah tangga Anda.